Sunday, 23 July 2017

11 Bahaya Makan Bekicot Bagi Kesehatan

Bekicot, merupakan hewan bercangkang yang biasa tinggal di daerah-daerah yang lembab. Anda akan banyak menemukan hewan yang satu ini hidup di daerah sawah, sungai, atau ladang. Saat ini, bekicot banyak dicari orang untuk diolah dan dikonsumsi. Bagi Anda yang belum terbiasa, mungkin akan merasa sangat jijik. Namun bagi mereka penggemar daging bekicot, hewan ini memiliki cita rasanya tersendiri.
Bahaya-Makan-Bekicot

Daging bekicot sendiri dipercaya memiliki nutrisi yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Seperti protein, vitamin, fosfor, kalsium, dan lain sebagainya. Meski begitu, daging bekicot juga memiliki beberapa efek samping jika dikonsumsi secara berlebihan. Apalagi, jika dalam pengolahannya daging tidak dimasak secara benar.

Selengkapnya, simak ulasan kami berikut ini mengenai bahaya makan bekicot bagi kesehatan:

1. Menyebabkan Cacingan 

Hati-hati mengkonsumsi daging bekicot, terutama yang dimasak setengah matang. Bisa jadi, telur cacing atau bakteri salmonella yang menempel pada daging tidak mati seutuhnya. Jika masuk ke dalam tubuh, maka hal ini akan menyebabkan cacingan dan gangguan pencernaan. Risiko ini sangat besar terjadi pada anak-anak. Namun, tidak menutup kemungkinan juga hal ini akan terjadi pada orang dewasa.

2. Kerusakan Jaringan Otak

Bagi Anda yang sering kali mengkonsumsi daging bekicot secara berlebihan, lebih baik tinggalkan kebiasaan itu sekarang juga! Berlebihan dalam mengkonsumsi daging hewan ini hanya akan membahayakan kesehatan tubuh Anda. Buruknya lagi, Anda juga berisiko mengalami kerusakan pada jaringan otak. Kemampuan otak Anda akan menurun, dan sistem syaraf pada tubuh juga akan terganggu.

3. Infeksi Usus

Kita semua tahu bahwa bekicot merupakan hewan yang biasa hidup di tempat-tempat lembab serta kotor. Jadi, daging hewan ini sangat berisiko terkontaminasi beragam jenis telur cacing. Jika proses memasaknya tidak benar atau mungkin daging tidak dicuci hingga bersih, maka cacing-cacing tersebut dapat masuk ke dalam tubuh Anda. Cacing-cacing tersebut akan bertahan hidup di dalam organ pencernaan dan menginfeksi usus Anda.

4. Keracunan

Bahaya makan bekicot tidak berhenti sampai di situ saja. Seperti yang sudah kita singgung di atas, lingkungan hidup bekicot tidak dapat dijamin kebersihannya. Selain berisiko terkontaminasi oleh cacing, pencemaran lingkungan saat ini juga membuat daging bekicot berisiko mengandung logam berat. Sebagaimana tembaga serta merkuri, logam berat juga dapat menimbulkan keracunan pada tubuh jika Anda mengkonsumsinya secara berlebihan.

5. Kerusakan Sistem Pencernaan

Daging bekicot memang sangat berbahaya bagi kesehatan sistem pencernaan manusia. Apalagi, bila sebelum dimasak daging ini tidak dicuci dengan bersih dan diolah setengah matang. Bakteri salmonella yang terdapat pada permukaan bekicot tidak akan mati dan justru masuk ke dalam tubuh ketika Anda mengkonsumsinya. Bakteri ini sangatlah berbahaya karena dapat merusak sistem pencernaan Anda, terutama lambung dan usus. Selain itu, ia pun juga dapat membuat Anda mengalami dehidrasi, badan lemah, dan lesu.

6. Diare dan Mencret

Diare dan mencret juga menjadi salah satu bahaya makan bekicot bagi kesehatan kita. Biasanya, perut akan terasa mulas setelah mengkonsumsi daging hewan yang satu ini. Jadi, daging ini benar-benar tidak dianjurkan untuk Anda yang memiliki pencernaan yang sensitif.

7. Masalah Ginjal

Bagi Anda yang hobi sekali mengkonsumsi daging bekicot, berhati-hatilah saat mengkonsumsi daging hewan yang satu ini! Pasalnya, daging hewan ini memiliki kandungan zat arsen di dalamnya. Zat arsen tersebut merupakan toksin atau racun yang dapat mengakibatkan masalah pada jaringan ginjal Anda. Alhasil, fungsi dari ginjal pun akan terganggu.

8. Mual dan Muntah

Jika Anda belum terbiasa mengkonsumsi daging hewan bercangkang ini, ada baiknya jika Anda lebih berhati-hati saat mengkonsumsinya. Banyak orang yang pertama kali mencoba daging hewan ini merasakan gejala mual dan muntah. Mulai dari faktor yang belum terbiasa mengkonsumsi bekicot, atau memang kandungan daging bekicot tidak cocok di lambung mereka.

9. Alergi Kulit

Daging bekicot memiliki kandungan zat logam yang sama tinggi seperti halnya kepiting, kerang, lobster, atau tiram. Jadi, sebaiknya hindari makanan ini bagi Anda yang memiliki alergi terhadap makanan laut. Jika Anda tetap ingin mengkonsumsinya, maka Anda juga harus siap menanggung risiko gatal-gatal pada kulit.

10. Sakit Perut

Sakit perut karena mengkonsumsi daging bekicot dapat terjadi karena beberapa faktor. Bisa jadi, daging tidak dicuci bersih sebelum dimasak, daging hanya diolah setengah matang, atau daging tersebut memang tidak cocok untuk tubuh Anda.

11. Meningitis

Bahaya makan bekicot bagi kesehatan tidak berhenti sampai di situ saja. Ternyata, mengkonsumsi daging bekicot juga berisiko merusak jaringan otak serta menghadap ke penyakit meningitis. Ketika daging diolah setengah matang, maka tidak menutup kemungkinan masih terdapat larva serta telur cacing yang menempel pada daging. Jika larva dan cacing tersebut masuk ke dalam tubuh, maka hal ini dapat mengakibatkan penyakit meningitis. Resiko ini dapat terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa.

Melihat ada begitu banyaknya bahaya makan bekicot bagi kesehatan, ada baiknya jika Anda lebih berhati-hati dalam mengkonsumsi hewan bercangkang ini. Pastikan daging diolah secara benar, dicuci bersih sebelum di masak, dan tentunya Anda juga tidak berlebihan dalam mengkonsumsinya. Semoga artikel ini bermanfaat!

0 comments