Tuesday, 8 January 2019

Sejarah dan Manfaat Terapi Akupunktur Untuk Kesehatan

AKUPUNKTUR (Bahasa Inggris: ACUPUNCTURE; Bahasa Latin: ACUS, "JARUM" (k benda), dan PUNGERE, "TUSUK" (k kerja)) atau didalam Bahasa Mandarin STANDARD, zhēn jiǔ (針灸 arti secara harfiah: JARUM- MOXIBUSTION) adalah sebuah teknik memasukkan atau juga bisa disebut memanipulasi jarum ke dalam "TITIK AKUPUNKTUR " tubuh. Didalam ajaran ilmu akupunktur, dengan melakukan tehnik ini akan dapat memulihkan kesehatan dan juga kebugaran tubuh.

Akupunktur, Manfaat Akupunktur, Manfaat Terapi Akupunktur


Definisi dan juga karakterisasi dari titik-titik akupunktur ini di-standardisasi-kan oleh WHO (Organisasi Kesehatan Dunia). Pengobatan dengan tehnik Akupunktur ini, berasal dari Tiongkok, oleh sebab itu pada umumnya dikaitkan dengan Obat-obatan Tradisional milik Tiongkok. Teori dari akupuntur Tiongkok tidak melalui penggunaan metode ilmiah, oleh karenanya mendapatkan berbagai kritikan berdasar pemikiran ilmiah. 

Manfaat Akupuntur

Apakah terapi akupunktur benar-benar mujarab ataukah sekadar placebo, hal ini masih dijadikan bahan riset ilmiah. Ditinjau dari berbagai macam percobaan-percobaan klinis yang ada, menurut dari protokol obat-obatan berdasarkan bukti; beberapa dari ilmuwan telah menemukan kemanjuran terapi ini, misalnya untuk sakit kepala, sakit punggung bagian bawah dan nausea, Namun kebanyakan kondisi ini diakhiri dengan tak cukupnya bukti, yang dapat memastikan apakah tehnik akupunktur ini benar-benar efektif. WHO (Organisasi Kesehatan Dunia), NCCAM (Pusat untuk Obat-obatan Alternatif dan Komplementer Nasional) yang berada di bawah naungan NIH (Institut Kesehatan Nasional), AMA (Asosiasi Medis Amerika) dan juga beberapa laporan resmi, juga telah mempelajari dan juga memberi komentar tentang kemanjuran dari terapi akupunktur. Terdapat persetujuan umum, yaitu akupunktur aman apabila dilakukan oleh praktisi yang telah terlatih, dan penelitian tentang akupunktur diperlukan. Dari kesaksian dari beberapa Praktisi Akupuntur banyak sekali membantu dalam menyelesaikan persoalan kesehatan secara phisik

Sejarah Akupuntur

Akupuntur adalah merupakan ilmu tradisional yang telah berkembang di Mesir, India, Cina, dan juga Afrika kira-kira sebelum 4000 hingga 8000 tahun yang silam. Pada tahun 1979 WHO telah menetapkan 43 macam penyakit yang dapat ditanggulangi dan diobati dengan akupunktur. Di Indonesia sendiri akupunktur mulai dikenalkan pada institusi kesehatan formal, yaitu oleh Menteri Kesehatan RS Dr Cipto Mangunkusumo ditetapkannya sebagai Pilot Proyek Penelitian, dan juga oleh Departemen Kesehatan pada tahun 1963, dijadikan sebagai Pengembangan Ilmu Akupunktur.

Baca Juga: Apa Itu Titik Meridian (Akupunktur)? Dan dimanakah Letaknya?

Misteri dari pengobatan akupunktur sendiri mulai dapat dipecahkan melalui pendekatan kedokteran konvensional mulai tahun 1964. Seorang peneliti dari Korea Utara, yaitu Prof. Kim Bong Han, adalah orang yang mempelopori penelitian ilmiah di bidang ilmu akupunktur. Dengan memiliki prinsip memperbaiki keseimbangan didalam tubuh, akupuntur mempunyai kesempatan dan juga peran untuk dapat memperbaiki kualitas dan juga penyembuhan dari segala jenis penyakit.

Pada tahun 1990, Dr. Koosnadi Saputra, SpK. (Puslitbang Yankes Depkes RI) mulai dapat memvisualisasikan. Dengan melakukan penelitian dengan menggunakan radio isotop dan juga alat SPECT (Single Proton Emission Computerized Tomography), yang digunakan untuk mendeteksi dan melacak jalur meridian akupunktur.

Sejak dahulu, akupuntur seringkali dijadikan sebagai media pengobatan dan juga perawatan, baik itu kesehatan maupun kecantikan. akan tetapi, banyak sekali di antara kita yang takut dan enggan mencoba dari terapi ini, dikarekan takut dengan bayang-bayang saat jarum-jarum akupuntur menusuk kulit tubuh kita.

Berikut beberapa manfaat yang dapat diatasi dari terapi akupunktur :

1.Anti-aging

Manfaat terapi akupuntur yang pertama adalah sebagi anti aging. Akupuntur diyakini mampu dan dapat mencegah terjadinya penuaan dini. Selain itu, akupuntur juga dapat dijadikan alternatif jika krim anti-aging tidak cocok dengan kulit kita!

2.Memberikan efek relaksasi

Manfaat utama dari terapi akupunktur yaitu memberikan efek relaksasi pada tubuh. Hal ini dapat terjadi karena syaraf-syaraf yang ada didalam tubuh menjadi lebih rileks dan juga tidak tegang lagi.

Baca Juga: Pengertian Bekam Dan Manfaat Bekam Untuk Kesehatan

3.Mencegah jerawat

Tidak hanya mampu menghilangkan jerawat, akupuntur juga bisa mengobati dan juga mencegah jerawat datang lagi.

4.Penghilang rasa mual dan sakit perut

5.Melancarkan pencernaan

6.Menjaga kesehatan jantung

Terapi akupuntur ini sering kali dilakukan untuk menjaga kesehatan jantung.

7.Menjaga keseimbangan hormon

8.Menurunkan berat badan

Manfaat terapi Akupuntur berikutnya yaitu dapat membantu menurunkan berat badan. Dengan melakukan terapi akupuntur secara rutin dapat membantu menekan nafsu makan sehingga berat badan ideal pun dapat dicapai.

9.Meringankan epicondylitis

Epicondylitis dikenal juga sebagai Tenis Elbow, yaitu timbulnya rasa nyeri pada siku, dengan terpai akupunktur, kita juga bisa meringakan kondisi ini.

10.Menjaga kesehatan kulit wajah

Selain mempunyai manfaat yang besar untuk organ dalam, akupuntur juga bermanfaat menjaga kesehatan kulit, dan termasuk kulit wajah. Energi positif yang masuk yang telah masuk ke dalam kulit wajah, dapat membantu kulit wajah menjadi lebih sehat dan juga dapat membuat pori-pori lebih optimal dalam menyerap berbagai vitamin dan juga nutrisi.

Demikian sedikit penjelasan mengenai Sejarah dan Manfaat Terapi Akupunktur Untuk Kesehatan. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan pembaca. Baca juga manfaat terapi lainnya. Semoga bermanfaat.

0 comments