Monday, 4 November 2019

8 Bahaya dan Efek Samping Terapi Listrik untuk Kesehatan

TERAPI LISTRIK bukan lagi sebuah hal yang asing bagi sebagian orang. Banyak orang telah memilih terapi yang satu ini sebagai cara untuk mengatasi beberapa keluhan penyakit. Terapi listrik ini banyak diminati karena dianggap sebagai metode penyembuhan penyakit yang ringan dan tanpa memerlukan obat. Selain itu, manfaatnya pun langsung terasa setelah terapi selesai. Jenis terapi ini paling digemari oleh orang-orang yang telah lanjut usia dan mengalami berbagai macam keluhan. Seperti asam urat, masalah kolesterol, stroke, dan lain sebagainya.

bahaya-terapi-listrik


Tahukah Anda bagaimana terapi listrik ini dilakukan? Pada dasarnya, terapi ini dipraktikkan oleh seseorang yang telah menguasai ilmu pemakaian listrik dan bisa mengendalikan tegangan listrik dalam kondisi tertentu. Keahlian ini pun mutlak harus dimiliki oleh para terapis karena bagaimanapun juga listrik merupakan suatu energi yang berbahaya untuk tubuh.

Pada awalnya, terapi ini akan dimulai dengan menggunakan alat penghubung antara kulit dan sumber listrik seperti halnya kabel. Setelah itu, terapis akan menyambungkan aliran listrik dengan tegangan tertentu melalui sebuah perangkat. Pasien pun akan merasakan tegangan pada beberapa bagian tubuh atau pada sel-sel tertentu.

Lalu, amankah terapi listrik ini? Mungkin, terapi ini terlihat aman karena dilakukan oleh tenaga ahli. Namun, sebenarnya terapi ini masih memerlukan pengujian khusus. Terapi listrik memang dapat mengirimkan rangsangan kepada pasien supaya tubuh pasien mendapat aliran ion negatif. Ion negatif ini sangat penting untuk memerangi ion positif yang kerap kali menimbulkan berbagai macam keluhan kesehatan. Karena itulah terapi ini biasanya akan menimbulkan efek nyaman pada saat selesai terapi. 

Secara singkat, terapi listrik tentu sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Namun, efek ini tentu tidak berlangsung lama. Tubuh akan terus memproduksi ion negatif sesuai dengan kondisi tubuh. Sebab itulah timbul bahaya-bahaya yang diakibatkan oleh terapi listrik ini.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai apa-apa saja bahaya yang mungkin dapat ditimbulkan oleh terapi listrik, ada baiknya jika Anda membaca ulasan kami berikut ini mengenai  bahaya atau efek samping dari terapi listrik.

1. Iritasi Pada Kulit

Bahaya terapi listrik yang pertama adalah dapat menyebabkan terjadinya iritasi pada kulit. Hal ini mungkin saja terjadi akibat reaksi dari alat terapi listrik yang terhubung langsung dengan kulit. Bahkan, tak mustahil alat ini akan menimbulkan sengatan dan meninggalkan luka bakar.

2. Mempengaruhi Fungsi Otot

Bahaya yang satu ini mungkin tidak akan langsung terasa seperti iritasi kulit karena pasien biasanya akan merasa lebih sehat setelah terapi. Namun, terapi arus listrik sebenarnya dapat menimbulkan kerusakan otot dan mengacaukan fungsi otot. Hal ini dapat terjadi ketika terdapat perbedaan tegangan yang dihasilkan oleh alat terapi dengan titik-titik tertentu pada tubuh yang menerima arus listrik. Kerusakan yang paling berbahaya adalah ketika hal ini membuat otot kejang hingga otot tidak dapat berfungsi kembali.

Baca Juga: Apa Itu Titik Meridian (Akupunktur)? Dan dimanakah Letaknya?

3. Gangguan Syaraf Tertentu

Bahaya terapi listrik untuk kesehatan yang ketiga adalah dapat menyebabkan gangguan pada titik syaraf tertentu, terutama syaraf yang menuju ke otak. Jika terapi ini dilakukan secara terus menerus, maka hal ini dapat menyebabkan gangguan ingatan sementara atau pikun. Selain menyebabkan seseorang kehilangan ingatan sementara, gangguan syaraf ini juga dapat menyebabkan pasien sering mengalami kesemutan. Namun, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai apakah terapi listrik ini dapat berpengaruh pada kerusakan otak.

4. Sakit Kepala

Tahukah Anda? Rangsangan listrik yang masuk ke dalam tubuh ternyata juga dapat menyebabkan terjadinya sakit kepala. Karena itu, diperlukan tenaga ahli yang mampu mengatur tekanan energi listrik yang digunakan saat terapi supaya hal tersebut tidak terjadi.

5. Gangguan Ingatan

Banyak penderita stroke yang mencoba terapi listrik karena efeknya yang langsung terasa bagi tubuh. Namun, besar kemungkinan juga terapi ini akan menyebabkan gangguan ingatan, terutama bagi penderita stroke yang memiliki riwayat masalah syaraf. Pengobatan stroke dengan terapi listrik pun dirasa kurang tepat karena penyakit ini menyebabkan penurunan fungsi organ dan syaraf pusat.

6. Mempengaruhi Organ Tubuh

Seperti yang kita ketahui bersama, aliran listrik yang terjadi ketika proses terapi akan melewati bagian-bagian syaraf tertentu. Selain itu, aliran ini juga dapat menjangkau organ dalam tubuh. Jika aliran listrik ini terus menyerang organ tubuh, maka tak menutup kemungkinan hal ini akan mempengaruhi kesehatan organ tubuh dan menimbulkan kerusakan.

7. Membahayakan Jantung

Jantung merupakan salah satu organ vital pada tubuh manusia. Karena itu, ada baiknya jika berhati-hati sebelum hendak melakukan pengobatan melalui terapi listrik. Pasalnya, terapi ini menyebabkan terjadinya sengatan atau rangsangan khusus yang berefek pada detak jantung dan aliran darah. Jantung setiap orang tentu memiliki reaksi yang berbeda-beda, namun terapi ini tentu akan sangat berbahaya untuk dilakukan mereka yang memiliki kelainan jantung.

Baca Juga: Waspadai Penyakit Pembunuh, Kenali 6 Gejala Stroke Ini!

8. Melemahkan Tubuh

Bahaya terapi listrik untuk kesehatan yang berikutnya adalah dapat melemahkan tubuh. Rangsangan listrik yang masuk ke dalam tubuh memang dapat menimbulkan efek yang berkepanjangan. Bahkan, tak jarang ia menaikkan suhu tubuh hingga seseorang menjadi demam, sakit kepala, mual, dan sakit pada bagian sendi serta otot.

Itulah tadi 8 bahaya terapi listrik untuk kesehatan yang perlu Anda waspadai. Meski dilakukan oleh tenaga ahli dan memiliki manfaat yang langsung terasa untuk tubuh, namun tak selamanya terapi ini aman untuk dilakukan. Sebaiknya, Anda berhati-hati dan lebih bijak dalam melakukan terapi alus listrik. Pastikan terapi ini dilakukan oleh seorang terapis yang sudah mengenal ilmu terapi listrik hingga manfaat terapi ini tidak akan berbalik menjadi sesuatu yang akan membahayakan kesehatan Anda. Semoga  artikel ini bermanfaat!

0 comments